Beranda Tanaman Dapur 7 Cara Budidaya Jahe Merah Untuk Hasil Melimpah

7 Cara Budidaya Jahe Merah Untuk Hasil Melimpah

Budidaya jahe merah bisa menjadi salah satu pilihan anda karena cara menanam dan perawatannya yang mudah, serta proses panen yang terbilang cukup singkat sekitar 3-4 bulan setelah tanam.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa jahe merah merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh serta sebagai bahan bumbu makanan.

Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma adalah nama ilmiah dari tanaman jahe merah. Selain itu, jahe merah merupakan tanaman rimpang yang berbentuk jemari dan bergelembung.

Jahe merah tumbuh dibawah tanah, menjalar dan akan bertambah besar seiring dengan umur tanamnya. Terdapat kandungan zat gingerol dan shogaol yang bermanfaat sebagai antioksidan.

Tips dan Cara Budidaya Jahe Merah Untuk Hasil Panen Terbaik

Tips dan Cara Budidaya Jahe Merah Untuk Hasil Panen Terbaik

Setelah mengetahui sedikit tentang tanaman jahe merah, anda mulai tertarik untuk membudidayakannya. Nah, untuk itu langsung saja simak ulasan dibawah ini yang akan membahas mengenai bagaimana cara budidaya jahe merah yang tepat.

Cara Budidaya Jahe Merah

Cara Budidaya Jahe Merah

1. Persiapkan Lahan Tanam

Tentu saja sebelum menanam jahe, hal pertama yang harus dipersiapkan adalah media tanam. Anda bisa menggunakan tanah yang gembur dan subur untuk menanam jahe merah. Berikut ini cara mempersiapkan lahan tanam untuk jahe merah :

  • Pertama gemburkan lahan tanam dengan cara dicangkul atau bisa juga dibajak.
  • Selanjutnya buat bedengan ukuran lebar 1 meter dan panjang sesuaikan dengan luas lahan.
  • Buatlah tinggi badengan sekitar 25-30 cm.
  • Jangan lupa jarak tiap bedengan kurang lebih 50 cm
  • Taburkan pupuk kandang dengan ukuran dosis 10 kg untuk luas bandengan 10 meter.
  • Buat lubang tanam dengan jarak 25 x 25 cm.
  • Untuk ukuran kedalaman lubang tanam yaitu 25-30 cm.
  • Isi dengan pupuk kandang kedalam lubang tanam sekitar 0,5 kg.
  • Diamkan selama seminggu sampai bandengan siap ditanami.

2. Pemilihan Benih Jahe Merah

Apabila media tanam sudah siap, proses selanjutnya adalah memilih benih jahe merah berkualitas. Bibit jahe yang baik bisa dilihat dari warnanya yang cerah dan lebih segar. Untuk itu, perhatikan ciri-ciri bibit jahe merah dengan kualitas bagus :

  • Pilih bibit jahe merah dengan ciri rimpang yang berukuran besar
  • Untuk rimpang sendiri kondisinya masih segar dan memiliki kadar air yang banyak tidak keriput.
  • Kondisi rimpang sehat, tidak cacat, dan utuh.
  • Usahakan memilih rimpang dengan warna yang cerah.
  • Tempatkan rimpang diruanga yang sejuk.
  • Selanjutnya diram menggunakan air secukupnya saja dan biarkan rimpang mengeluarkan tunas.
  • Pada masa menunggu tersebut lakukan pemeliharaan apabila ada rimpang yang busuk langsung saja dibuang atau dijauhkan.
  • Jika rimpang sudah terlihat mata tunas atau bertunas bisa langsung dilakukan proses penanaman.

3. Proses Penanaman Jahe Merah

Jika bibit sudah mengeluarkan tunas, selanjutnya lakukan proses penanaman dengan tepat. Berikut ini bisa anda ikuti cara menanam jahe merah di media tanam lahan :

  • Pertama masukkan bibit jahe merah ke dalam setiap lubang tanam.
  • Selanjutnya tutup lubang tanam secara merata, usahakan jangan sampai menutup bagian tunasnya.
  • Kemudian taburkan furdan untuk mengurangi serangan jamur pada bibit jahe merah.
  • Lalu siram bibit jahe dengan air secukupnya saja jangan sampai terlalu basah.
  • Tunggu selama satu minggu apabila tunas tidak tumbuh cek bibit.
  • Jika tunas tidak tumbuh biasanya bibit busuk dan perlu diganti dengan bibit yang baru.
  • Proses penyulaman tersebut dilakukan agar tanaman bisa tumbuh bersamaan dan bisa di panen juga secara bersamaan

4. Proses Penyiraman

Anda dapat melakukan penyiraman setiap hari saat awal tanam dengan catatan secukupnya dan jangan berlebihan. Jika kondisi lahan benar-benar kering anda bisa menyiram sedikit demi sedikit, untuk penyiraman bisa menggunakan sprayer dan dilakukan minimal 3 sampai 4 hari sekali. Selain itu, penyiraman juga bisa mempermudah proses panen.

5. Proses Pemupukan

Selanjutnya adalah proses pemupukan yang dilakukan saaw awal masa tanam yaitu menggunakan pupuk organik atau bisa juga menggunakan pupuk kandang. Pada dasarnya tanaman jahe tidak dipupuk juga tidak masalah tetap bisa tumbuh. Tentunya agar bisa memperbaiki kualitas umbi anda perlu memberikan pupuk tambahan. Proses pemupukan bisa dilakukan minimal tiga kali sampai panen tiba.

6. Proses Penyiangan

Setelah dilakukan penyiraman berkala, anda juga harus memperhatikan proses penyiangan yang dilakukan 2-3 minggu sekali. Hal itu bertujuan untuk membersihkan gulma dan rumbut yang tumbuh disekitar tanaman jahe merah. Tidak hanya itu saja, anda juga perlu membersihkan rumput disektiar badengan. Karena jika tidak dilakukan penyiangan bisa mengganggu pertumbuhan jahe merah dan menjadi sarang hama atau penyakit.

7. Proses Panen Jahe Merah

Nah, sekarang masuk ke tahap panen yang menjadi tahap akhir dari menanam jahe merah. Anda bisa memanen jahe merah setelah memasuki usia 3 sampai 4 bulan penanaman. Cara memanennya yaitu mencabut batang tanaman beserta umbinya. Lalu potong bagian pangkatang dan meletakannya diwadah bersih untuk menjaga kesegaran jahe merah. Selanjutnya pisahkan umbi jahe merah yang sehat dan yang tidak sehat. Saat memanen gemburkan media tanam agar tidak terlalu sulit saat mencabutnya.

FAQ

Kapan Waktu Yang Tepat Dilakukan Penanaman Jahe Merah?

Jika anda ingin budidaya jahe merah lakukan penanaman diwaktu yang tepat yaitu saat sudah memasuki musim kemarau. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kadar air yang bisa membuat jahe merah cepat busuk.

Demikian informasi mengenai cara budidaya jahe merah yang sudah ilmupot.com bagian untuk anda. Budidaya jahe memang lebih mudah dibanding dengan CARA MENANAM PISANG CAVENDISH yang membutuhkan proses lama dan ketelitian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ciri ciri Pisang Cavendish Dan Beragam Manfaatnya

Pisang cavendish adalah salah satu tanaman yang bisa tumbuh di iklim tropis dan terkenal memiliki ciri ciri buah pisang yang berwarna kuning...

Jenis Media Tanam Organik Yang Digunakan Untuk Budidaya

Sebelum melakukan proses penanaman, memilih jenis media tanam menjadi satu hal penting yang akan mempengaruhi hasil dari tanaman anda nantinya. Karena tidak...

20 Cara Membudidayakan Tanaman Pala Agar Berbuah Lebat

Cara membudidayakan tanaman pala memang terbilang cukup membutuhkan kesabaran, mulai dari proses persiapan lahan tanam, pemilihan bibit, perawatan sampai dengan proses panen.

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Dan Berbuah Lebat

Saat anda budidaya tanaman jagung tentu saja menginginkan jagung bertongkol besar dan berbuah lebat sehingga proses dan cara menanam harus dilakukan dengan...