Beranda Tanaman Dapur Cara Menanam Bayam di Pot

Cara Menanam Bayam di Pot

Siapa yang tidak kenal dengan tanaman sayuran bayam ? jenis sayuran yang satu ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Cara menanam bayam juga bisa dilakukan di pot sehingga lebih praktis dan dapat ditanam pada pekarangan rumah.

Tidak hanya bayam saja yang bisa ditanam dalam pot, ada berbagai jenis tanaman seperti terong, anggur, tomat dan lainnya. Bahkan anda bisa menanam cabai rawit di pot dan hasil panennya tidak kalah melimpah seperti di panen pada lahan terbuka.

Bayam kaya berbagai vitamin termasuk vitamin K yang bagus untuk kesehatan tulang. Selain itu, bayam dikenal memiliki manfaat seperti mencegah anemia defisiensi, mencegah kanker, mencegah asama dan lain sebagainya.

Proses panen bayam terbilang cepat, bahkan untuk bayam jenis cabut bisa di panen dalam waktu 20 sampai 25 hari. Perawatan yang dilakukan juga terbilang mudah anda hanya perlu menyiram dan memastikan tanah lembap serta terbebas dari gulma atau hama.xx

Cara Menanam Bayam di Pot atau Polybag Hasil Panen Melimpah

Cara Menanam Bayam di Pot atau Polybag Hasil Panen Melimpah

Terdapat beberapa jenis bayam yang bisa anda tanam dirumah karena prosesenya terbilang mudah. Untuk itu anda bisa simak ulasan di bawah ini yang akan membahas mengenai bagaimana cara menanam bayam di pot ataupun polybag secara lengkap.

Alat & Bahan Menanam Bayam

Alat Bahan Menanam Bayam

Sebelum melakukan proses menanam bayam, anda membutuhkan alat-alat yang perlu dipersiapkan antara lain :

  • Pupuk kandang
  • Media tanam
  • Sekop tanah
  • Sarung tangan
  • Air bersih
  • Pot atau polybag
  • Benih bayam berkualitas

Langkah-langkah Mudah Menanam Bayam Dalam Pot

1. Siapkan Bibit Bayam Berkualitas

1. Siapkan Bibit Bayam Berkualitas

Agar menghasilkan bayam yang bagus, tentunya kita membutuhkan benih berkualitas. Anda dapat membeli benih yang berkualitas di toko-toko pertanian, anda juga bisa membeli bibit bayam merah, bayam cabut, bayam petik, bayam atau bayam merah. Sesuaikan saja dengan keinginan anda.

2. Siapkan Media Tanam Bayam

2. Siapkan Media Tanam Bayam

Setelah mendapatkan benih bayam berkualitas. Langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam bayam. Perlu diketahui untuk menanam jenis bayam apapun, anda membutuhkan media tanam tanah yang subur berkualitas. Gunakan media tanam campuran tanah, pupuk kandang, dan pupuk kompos.

Apabila anda tidak ingin repot mencampurkan tanah, anda dapat membeli media tanam bayam yang siap pakai yang tersedia di pasaran dengan harga terjangkau. Jika sudah, masukkan media tanam yang anda miliki ke pot atau polybag.

3. Tahap Menanam Benih Bayam

3. Tahap Menanam Benih Bayam

Jika media tanam dan benih sudah siap, langkah selanjutnya adalah menanam benih bayam dengan benar. Silahkan isikan media tanam yang telah dibuat ke dalam pot. pastikan jangan sampai media tanamnya penuh karena akan dilapisi kembali dengan tanah setelah benih bayam ditaburkan

Lalu siram tanah yang ada di pot atau polybag menggunakan air atau bisa juga menggunakan larutan EM4, taburkan benih diatasnya. Perlu diketahui satu pot dapat menampung 2 sampai 3 benih bayam tergantung ukurannya.

4. Perawatan Bayam Setelah di Tanam

4. Perawatan Bayam Setelah di Tanam

Setelah anda menanam benih bayam ke dalam pot, sebaiknya letakkan di tempat yang mudah terkena sinar matahari dan hindari tempat yang berpotensi adanya angin kencang.

Contohnya anda bisa meletakkan di pekarangan rumah yang bagian atasnya tertutupi atap namun tetap bisa dijangkau sinar matahari. Sehingga nantinya tanaman bayam bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup dan terhindari dari hujan ataupun angin kencang.

Lakukan perawatan bayam pasca tanam dengan cara menyiram secara rutin saat pagi dan sore hari secukupnya. Lakukan pemupukan setiap seminggu sekali agar tanahnya tetap gembur dan membuat bayam tumbuh subur.

Sebaiknya berikan pupuk alami seperti pupuk kandang atau pupuk kompos. Apabila tidak ada pupuk alami, bisa gunakan pupuk kimia, pemberian pupuk ke bayam cukup mudah caranya sebar diatas tanah lalu siram dengan air agar pupuk meresap ke dalam.

5. Pindahkan Ke Pot Lebih Besar

5. Pindahkan Ke Pot Lebih Besar

Jika bibit bayam mulai tumbuh besar seperti memiliki 3 sampai 4 daun, maka sudah bisa dipindahkan ke pot yang sedang. Silahkan pindah bibit secara hati-hati agar tidak merusak akar tanaman.

Tanaman bayam menyukai kondisi tanah yang memiliki tingkat kelembapan tinggi. Maka dari itu, sebelum memasukkan benih, anda harus menyiran terlebih dahulu sampai tanah lembap. Setelah tanaman bayam dipindahkan, anda dapat meletakannya di tempat yang diinginkan.

6. Mencegah Gulma atau Hama

6. Mencegah Gulma atau Hama

Apabila sudah terlihat muncul gulma ataupun penyakit yang tidak di inginkan pada tanaman bayam, maka segera cabut dan hilangkan gulma tersebut. Anda bisa menyemprot pestisida agar gula atau penyakit tidka muncul. Karena, jika gulma atau penyakit dibiarkan begitu saja dapat menyerang tanaman bayam dan mengakibatkan bayam mati.

7. Proses Panen Bayam

7. Proses Panen Bayam

Proses yang ditunggu-tunggu adalah memanen bayam yang telah kita tanam dan rawat. Apabila anda menanam bayam cabut, maka bisa di panen saat memasuki usia 20 sampai dengan 25 hari atau anda dapat melihat dari tinggi tanaman yang telah mencapai 20 cm dari tanah. Untuk prosesnya, silahkan cabut bayam sampai ke akarnya lalu bersihkan akar tersebut baru dapat dikonsumsi.

Namun, jika anda menanam bayam petik, tentu saja sama seperti namanya, cara memanen cukup di petik ketika memasuki usia 30 sampai dengan 40 hari. Lakukan proses pemetikan dalam waktu seminggu sekali ya.

Nah, itulah informasi yang dapat ilmupot.com bagian kali ini tentang bagaimana cara menanam bayam di pot atau polybag yang benar. Mengonsumsi bayam baik bagi kesehatan dan selamat mencoba menanam dirumah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ciri ciri Pisang Cavendish Dan Beragam Manfaatnya

Pisang cavendish adalah salah satu tanaman yang bisa tumbuh di iklim tropis dan terkenal memiliki ciri ciri buah pisang yang berwarna kuning...

Jenis Media Tanam Organik Yang Digunakan Untuk Budidaya

Sebelum melakukan proses penanaman, memilih jenis media tanam menjadi satu hal penting yang akan mempengaruhi hasil dari tanaman anda nantinya. Karena tidak...

20 Cara Membudidayakan Tanaman Pala Agar Berbuah Lebat

Cara membudidayakan tanaman pala memang terbilang cukup membutuhkan kesabaran, mulai dari proses persiapan lahan tanam, pemilihan bibit, perawatan sampai dengan proses panen.

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Dan Berbuah Lebat

Saat anda budidaya tanaman jagung tentu saja menginginkan jagung bertongkol besar dan berbuah lebat sehingga proses dan cara menanam harus dilakukan dengan...