Beranda Tanaman Hias Cara Menanam Bunga Krokot di Botol Bekas

Cara Menanam Bunga Krokot di Botol Bekas

Menanam bunga krokot di botol bekas bisa menjadi ide untuk mempercantik hunian anda. Selain itu, memanfaatkan botol bekas juga salah satu upaya mengurangi limbah plastik.

Saat ini sudah banyak masyarakat yang sadar lingkungan dan mulai membuat pot bunga dari botol bekas yang penuh kreasi. Sehingga untuk menanam tanaman hias tidak selalu menggunakan pot yang dijual dipasaran saja.

Salah satu jenis bunga yang dapat ditanam pada media botol bekas adalah Krokot. Bunga yang satu ini merupakan tanaman hias yang tergolong dalam familia Portulacaceae dan berasal dari Amerika Selatan.

Bunga krokot di Indonesia juga dikenal dengan nama bunga pukul sembilan, karena Krokot mekar pada pukul sembilan pagi. Selain itu, bunga Krokot banyak dibudidayakan untuk menghiasi halaman atau pekarangan rumah.

Cara Menanam Bunga Krokot di Botol Bekas Paling Mudah Untuk Hasil yang Indah

Cara Menanam Bunga Krokot di Botol Bekas Paling Mudah Untuk Hasil yang Indah

Warna dari bunga Krokot bermacam-macam mulai dari ungu, merah muda, kuning dan berbagai jenis Krokot lainnya. Bagi anda yang tertarik untuk menanam Krokot pada media botol bekas, tidak perlu kawatir. Pada kesempatan ini, kami memberikan informasi secara lengkap mulai dari proses penanaman sampai proses perawatannya.

Langkah-langkah Menanam Bunga Krokot di Botol Bekas

1. Persiapan Tanam dalam Media Botol Bekas

1. Persiapan Tanam dalam Media Botol Bekas

Langkah pertama siapkan media botol bekasnya dan bersihkan dari sisa kotoran. Apabila anda ingin digunakan untuk menghias taman atau pekarangan rumah, boleh gunakan tali agar bisa digantung. Untuk ukuran botol bekas sesuaikan saja dengan keinginan anda.

Jenis botol bekas ada berbagai macam, bisa menggunakan botol bekas minuman, cat kaleng, bekas kaleng susu dan lain sebagainya. Pastikan harus dibersihkan sebelum digunakan sebagai tempat bunga Krokot.

2. Pengisian Tanah ke Media Botol Bekas

2. Pengisian Tanah ke Media Botol Bekas

Jika media botol bekas sudah siap, langkah selanjutnya adalah mengisi tanah atau media tanam kedalam botol bekas tersebut.

Caranya hampir sama seperti menanam bunga mawar atau bunga lavender yang membutuhkan tanah humus, begitu juga dengan bunga Krokot karena seperti kita tau tanah humus gembur dan mampu menyuburkan tanaman.

Jika anda sulit mendapatkan tanah humus, bisa membeli di toko tanaman hias agar lebih menghemat biaya, atau lebih baiknya anda membuat sendiri dengan langkah berikut ini :

  1. Anda dapat menggunakan sisa daun atau akar halus kering, bubuk kayu, sekam bakar dan juga tanah gembur lalu kumpulkan campur menjadi satu sampai merata
  2. Selanjutnya siram sedikit EM4, dengan perbandingan 1 sendik gula dan 1 liter air kemudian tambahkan bakteri EM4 diamkan selama 24 jam
  3. Silahkan siram larutan EM4 ke adonan tanah lalu campur sampai merata
  4. Terakhir tutup tanah lalu tunggu kurang lebih 2 minggu
  5. Hasil dari penguraian limbah organik dan tanah akan menjadi tanah humus yang gembur dan bagus untuk menanam bunga Krokot

3. Proses Pemupukan Dasar

3. Proses Pemupukan Dasar

Tanah humus yang telah jadi lalu masukkan kedalam botol bekas dan berikan pupuk dasar dengan cara dibawah ini :

  • Beri lubang di tengah-tengaj tanah dalam botol bekas
  • Bagian dasar diisi dengan pupuk organik butiran yang biasanya dijual di toko-toko pertanian, per botol di isi 1 genggam saja
  • Tutup kembali dengan tanah dan siram tanah tersebut secukupnya, media tanam botol bekas siap untuk ditanami bunga Krokot

4. Penanaman Benih Krokot

4. Penanaman Benih Krokot

Anda dapat menanam Krokot melalui biji atau potongan batang. Agar usia tanaman Krokot bisa bertahan lama, usakan menggunakan metode penaman dari biji, silahkan ikuti langkah-langlah dibawah ini :

  • Pertama siapkan biji bunga Krokot yang akan ditanam pada media botol bekas yang sudah disiapkan beserta tanah humus
  • Kemudian beri lubang dengan kedalaman kurang lebih 2 cm di bagian tengah pot
  • Selanjutnya lubang tersebut diisi dengan biji Krokot
  • Setiap botol bekas ditanami 1 sampai 3 biji tergantung ukuran botol yang anda gunakan
  • Tutup kembali dengan tanah dan siram secukupnya, tunggu sampai tumbuh

Ketika benih mulai tumbuh, sebaiknya jangan langsung diletakkan di area yang terkena sinar terik matahari langsung. Letakkan pada tempat yang teduh agar bunga Krokot bisa tumbuh lebih cepat. Setelah usianya 1 minggu baru anda bisa meletakkan di tempat yang anda inginkan.

5. Penataan

5. Penataan

Alangkah baiknya, tanaman Krokot jangan menggunakan botol yang terlalu besar karena lebih cocok menggunakan botol dengan ukuran sedang atau kecil. Pada umumnya, Krokot tidak tumbuh tinggi maka baiknya diletakkan pada teras rumah dan di gantung agar terlihat lebih cantik. Sehingga dengan adanya tanaman bunga Krokot menambah kesan asri dan indah pada hunian anda.

Cara Merawat Bunga Krokot di Botol Bekas Agar Tumbuh Subur

1. Penyiraman Tanaman Bunga Krokot

1. Penyiraman Tanaman Bunga Krokot

Setelah penanaman berhasil, langkah selanjutnya anda harus melakukan perawatan pada tanaman bunga Krokot. Hal yang cukup penting dalam proses perawatan adalah penyiraman tanaman, hal tersebut dikarenakan tanaman membutuhkan air. Jika anda meletakkan di bawah siram 5 hari sekali secukupnya, sedangkan untuk pot dari botol bekas yang digantung lakukan penyiraman 3 hari sekali. Agar tanaman tumbuh lebih cepat, sebaiknya penyiraman ditambah dengan pupuk organik cair.

2. Proses Penyiangan

2. Proses Penyiangan

Proses penyiangan pada bung Krokot cukup dilakukan sebulan sekali bahkan boleh lebih jarang. Karena Krokot yang ada di dalam pot botol bekas memiliki permukaan tanah yang lebih sedikit, sehingga peluang ditumbuhi rumput liar semakin kecil

3. Lakukan Pemupukan Susulan

3. Lakukan Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan juga tidak kalah penting untuk dilakukan, meski tanaman Krokot menjadi salah satu tanaman yang cepat tumbuh bahkan tanpa adanya pemupukan. Namun, untuk pertumbuhan lebih baik anda bisa memberikan pupuk susulan menggunakan pupuk organik butiran yaitu dengan cara menggali bagian pinggir pot lalu isi dengan butiran pupuk organik, tutup lagi dengan tanah dan siram air.

4. Mengatasi Hama & Penyakit

4. Mengatasi Hama Penyakit

Salah satu jenis hama yang paling sering menyerang bunga Krokot adalah serangga seperti semut dan ulat. Untuk mengatasinya anda bisa menyemprotkan cairan isektisida. Tidak hanya itu saja, adanya jamur patogen dapat menyerang sampai Krokot mati. Agar terhindar dari hama dan penyakit anda bisa memanfaatkan fungisida jika melihat gejala Krokot mulai layu walupun telah disiram.

5. Pergantian Tanaman Bunga Krokot

5. Pergantian Tanaman Bunga Krokot

Bunga Krokot dapat hidup dalam waktu 5 sampai 6 bulan jika ditanam menggunakan metode biji, sedangkan untuk jenis tanam batang kurang dari 3 bulan. Maka dari itu, penting untuk mengganti tanaman ketika sudah mendekati batas usia Krokot. Adapun ciri-ciri jika tanaman akan mati :

  • Bung tidak muncul
  • Daun mulai gugur
  • Batang kering dan menyusut
  • Daun menguning dan kering

Jika tanaman Krokot anda telah menunjukan ciri-ciri tersebut segera ganti dengan tanaman Krokot yang baru.

Setelah mengetahui cara menanam bunga krokot dalam botol bekas dari ilmupot.com. Sekarang anda bisa menanam sendiri dirumah bahkan bisa dijual sebagai tanaman hias karena bunga krokot memiliki nilai ekonomis

Berita sebelumyaCara Menanam Karet Kebo
Berita berikutnyaCara Menanam Bayam di Pot

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ciri ciri Pisang Cavendish Dan Beragam Manfaatnya

Pisang cavendish adalah salah satu tanaman yang bisa tumbuh di iklim tropis dan terkenal memiliki ciri ciri buah pisang yang berwarna kuning...

Jenis Media Tanam Organik Yang Digunakan Untuk Budidaya

Sebelum melakukan proses penanaman, memilih jenis media tanam menjadi satu hal penting yang akan mempengaruhi hasil dari tanaman anda nantinya. Karena tidak...

20 Cara Membudidayakan Tanaman Pala Agar Berbuah Lebat

Cara membudidayakan tanaman pala memang terbilang cukup membutuhkan kesabaran, mulai dari proses persiapan lahan tanam, pemilihan bibit, perawatan sampai dengan proses panen.

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Dan Berbuah Lebat

Saat anda budidaya tanaman jagung tentu saja menginginkan jagung bertongkol besar dan berbuah lebat sehingga proses dan cara menanam harus dilakukan dengan...