Beranda Tanaman Dapur 9 Cara Menanam Cabe Rawit di Pot : Hasil Panen Melimpah

9 Cara Menanam Cabe Rawit di Pot : Hasil Panen Melimpah

Cara Menanam Cabe Rawit di Pot – Cabe menjadi salah satu bumbu masakan paling familiar di Indonesia bagi pecinta pedas cabe sangat penting di setiap masakan.

Tidak hanya cabe rawit saja, ada beberapa jenis cabe lainnya yaitu cabe merah besar, cabe kathur, cabe jalapeno, cabe gendot, cabe keriting dan paprika.

Biasanya harga cabe mengalami naik turun setiap tahunnya, karena memang hal tersebut berpengaruh pada cuaca, industri hotel, restoran dan lainnya yang memesan cabe dalam jumlah besar.

Nah untuk menghindari cabe mahal, anda bisa mencoba menanam cabe rawit di dalam pot namun tetap bisa menghasilkan cabe rawit yang melimpah.

Cara Menanam Cabe Rawit di Pot Untuk Hasil Panen Melimpah

Cara Menanam Cabe Rawit di Pot Untuk Hasil Panen Melimpah

Pada artikel kali ini ilmupot.com akan memberikan informasi secara detail bagaimana cara menanam cabe rawit di pot untuk hasil terbaik. Silahkan anda bisa mengikuti langkahg-langkah di bawah ini dengan benar.

Cara Menanam Cabe Rawit di Pot

Cara Menanam Cabe Rawit di Pot

1. Pembenihan atau Pembibitan Cabe Rawit

Ketika anda ingin menanam cabai rawit di pot ada dua metode pembenihan cabe rawit dalam pot. Pertama dengan cara membelinya di pasar atau mengambil langsung dari cabe rawit yang telah matang. Berikut ini ulasan lengkapnya :

Biji Cabe Rawit Beli

  • Pertama apabila anda membeli biji cabe rawit yang beli di pasar, bisa langsung membuka kemasannya.
  • Kemudian pilih biji cabe rawit yang terbaik untuk nantinya disemaikan.
  • Setelah memilih biji cabe kemudian rendam terlebih dahulu di dalam air selama kurang lebih 4 sampai 7 jam, hal tersebut bertujuan untuk bisa menghentikan proses dormansi pada biji cabe.
  • Sehingga nantinya biji cabe rawit bisa bertunas dengan baik.
  • Setelah biji cabe di rendam, lalu biji di keringkan dengan tisu.
  • Setelah di keringkan biji cabe siap untuk disemaikan.

Biji Cabe dari Cabai Matang

  • Apabila anda memilih biji cabai langsung dari cabai rawit yang telah matang, langkah pertama pilih buah cabe yang sudah tua serta dalam kondisi yang sedikit mengering di bagian ujungnya.
  • Kemudian keluarkan biji cabe.
  • Cuci bersih serta hilangkan lendir yang menempel.
  • Lalu jemur biji cabe sebentar sampai kering dan biji cabai siap untuk di semaikan.

NB : Tips memilih biji cabe yang baik perhatikan biji cabe rawit saat di rendam. Apabila biji yang mengapung itu tandanya biji memiliki kualitas yang buruk. Namun jika biji cabe tenggelam maka biji cabe memiliki kualitas yang baik. Jangan lupa untuk memilih biji cabe yang tenggelam tersebut.

2. Proses Penyemaian Cabe Rawit

Setelah anda melakukan pemilihan biji cabe rawit terbaik, langkah selanjutnya adalah penyemaian. Proses yang satu ini menjadi proses paling penting ketika anda menanam cabe di pot. Berikut ini proses penyemaian secara lengkap :

  • Langkah pertama siapkan wadah/pot yang bersih
  • Kemudian isi wadah menggunakan tanah humus serta diberi pupuk 3:1.
  • Anda dapat mempersiapkan tanah dari jauh hari sekitar 4 sampai 7 hari. Untuk pupuk yang digunakan baiknya adalah pupuk organik contohnya kompos atau pupuk kandang.
  • Jika media untuk penyemaian telah siap, silahkan sebar biji cabe rawit di media semai tersebut.
  • Letakan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Jangan lupa untuk menyiram benih cabe rawit hingga tunasnya muncul.
  • Untuk proses penyemaiannya, pastikan jaraj biji cabe yang anda tebar nantinya sekitar 3×4 cm atau 4×4 cm.
  • Tunggu sampai tunas cabe rawit muncul kurang lebih sekitar 7 sampai dengan 10 hari.

3. Media Untuk Menanam Cabe Rawit

Langkah selanjutnya mempersiapkan media untuk menanam cabe rawit yang sudah di semaikan. Siapkan pot berukuran sedang dan lakukan hal berikut ini :

  • Pertama persiapkan tanah humus yang sudah di campur dengan arang, sekam, sekam mentah, pupuk kandang, pupuk organik ataupun kompos dengan perbandingan 3:2:1:1.
  • Ketika media tanam cabe rawit telah siap, kemudian isi pot yang berukuran sedang kurang lebih setengah bagian pot.
  • Ada baiknya anda menggunakan pot berukuran sedang dengan diameter 30cm.

4. Proses Penanaman Cabe Rawit

Setelah media tanam cabe rawit sudah siap, langkah selanjutnya adalah penanaman. Berikut ulasan bagaimana cara menanam cabe rawit :

  • Ambilah bibit cabe rawit dengan kualitas yang baik, Ciri-ciri bibit yang baik tidak ada daun kuning di tunas cabe dan tidak ada akar yang busuk.
  • Kemudian buat lubang kecil pada pot yang sudah di isi dengan tanah.
  • Selanjutnya tanam bibit cabe rawit serta tambahkan campuran tanah sampai menutupo bagian batang cabe.
  • Waktu yang baik untuk menanam cabe di waktu sore agar nantinya mudah dalam perhitungan penyiraman.
  • Tancapkan sebilah bambu di tengah gunanya untuk penunjang agar tanaman cabe rawit bisa berdiri kokoh.

Proses Perawatan Cabe Rawit

Proses perawatan cabe rawit harus sangat di perhatikan. Cara merawatnya terbilang cukup mudah, namun tetap harus berhati-hati. Berikut tahapan-tahapan perawatannya :

1.  Penyiraman Cabe Rawit

  • Untuk menyiram cabe rawit anda dapat menggunakan air bekas cucian beras. Perlu anda ketahui air ini sangat bermanfaat untuk kesuburan buah cabe rawit. Karena disana terdapat banyak kandungan mineral dan berguna untuk tanaman cabe rawit.
  • Siramkan air beras ke pot cabe rawit yang sudah ditanam setiap harinya di pagi hari.
  • Ketika sore hari anda hanya menyiram tanaman cabe dengan menggunakan air biasa.
  • Lakukan hal tersebut secara rutin sebanyak 2 kali dalam sehari.

2. Proses Pemupukan Cabe Rawit

Agar tanaman cabe rawit subur dan berbuah melimpah anda perlu melakukan pemupukan susulan. Proses pemupukan dilakukan setiap kurang lebih 7 sampai 10 hari.

3. Proses Penyiangan Cabe Rawit

Meskipun anda menanam cabe rawit bukan di ladang, anda tetap harus melakukan proses penyiangan pada tanaman cabe rawit. Hanya saja proses penyiangannya yang berbeda karena tanaman di tanam pada pot. Cukup bersihkan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman cabe rawit. Jangan lupa membuang daun yang kering dan layu.

4. Perawatan dan Pemperantasan Hama

Cabe juga sama dengan tumbuhan lainnya yang tidak bisa terhindar dari hama. Hama pada cabe rawit adalah ulat pemakan daun atau belalang. Tips untuk mengatasi hama tersebut :

  • Cara mengatasi hama ulat cukup dengan memotong daun yang berulat tersebut serta membersihkan kotoran ulat agar ulat daun tidak mendatangi tanaman cabe lagi.
  • Cara mengatasi belalang cukup semprotkan pestisida secukupnya saja atau bisa menyiram daun cabe menggunakan air kunyit.
  • Mengapa air kunyit? karena memiliki bau rempah khas sehingga serangga seperti belalang enggan mendekat.

5. Proses Panen Cabe Rawit

Tanaman cabe rawit yang ada di pot bisa di panen sekitar 90 hari pada penanaman yang pertama serta 30 hari untuk panen berikutnya. Ikuti proses panen cabe rawit yang di tanam di pot :

  • Proses panen bisa di lakukan dengan cara memetik langsung menggunakan tangan atau menggunakan gunting.
  • Pastikan anda memetik bukan mencabut cabe rawit, karena nantinya dapat berpengaruh pada kekuatan akar.
  • Jangan memetika cabe rawit yang terlalu muda.
  • Cara memilih cabe rawit yang siap panen dengan kualitas yang baik adalah cabe rawit yang berwarna merah mengkilap dan memiliki permukaan bersih dan mulus.

Manfaat Cabe Rawit

Manfaat Cabe Rawit

Terdapat banyak manfaat dan khasiat cabe rawit untuk tubuh meskipun rasanya terkenal pedas. Berikut ini beberapa manfaat dan khasiat cabe rawit apabila anda mengonsumsinya dengan jumlah yang tidak terlalu banyak :

  • Bisa meringankan kerja jantung.
  • Bisa membantu mempercepat metabolisme tubuh.
  • Dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut.
  • Meringankan dan mengatasi rasa nyeri.
  • Dapat membantu proses diet dan menurunkan berat badan.

Itulah bagaimana cara menaman cabe rawit di dalam pot untuk hasil tanaman cabe yang melimpah. Anda harus selalu memperhatikan setiap proses dan pastikan selalu melakukannya dengan benar agar dapat menghasilkan cabe rawit dengan kualitas terbaik. Selain cabe rawit, anda juga bisa menanam tomat di pot dengan cara yang mudah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

8 Tanaman Merambat Untuk Pagar Agar Lebih Cantik

Tanaman Merambat - Siapa yang tidak ingin rumah atau tamannya terlihat cantik? tentu hal tesebut menjadi impian banyak orang ya. Memiliki rumah dan taman...

15 Tanaman Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah

Tanaman Pembawa Hoki - Siapa yang tidak suka dengan tanaman, di Indonesia sendiri ada banyak jenis tanaman yang bisa tumbuh subur. Berbagai tanaman tentu...

15 Rekomendasi Tanaman Hias Bunga Gantung Paling Cantik

Tanaman Hias Bunga - Siapa yang tidak menginginkan rumah atau taman tampil dengan nuansa bunga-bunga dan tanaman hias yang cantik dan menawan sehingga akan...

10 Tanaman Hias Indoor Dalam Air Untuk Mempercantik Rumah

Tanaman Hias Indoor Dalam Air - Tanaman hias memiliki beragam jenis yang bisa di tanam pada media tanah ataupun air. Setiap tanaman hias juga...