Beranda Uncategorized Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Dan Berbuah Lebat

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Dan Berbuah Lebat

Saat anda budidaya tanaman jagung tentu saja menginginkan jagung bertongkol besar dan berbuah lebat sehingga proses dan cara menanam harus dilakukan dengan benar.

Proses menanam jagung tidak bisa dilakukan sembarangan ada beberapa tahapan penting mulai dari persiapan lahan tanam, bibit, pemupukan, perawatan sampai proses panennya.

Semua tahapan tersebut membutuhkan perlakuan khusus agar bisa menghasilkan buah jagung berkualitas dan jangan sampai ada yang terlewat karena bisa berakibat fatal.

Pemilihan bibit jagung menjadi salah satu kunci keberhasilan anda dalam budidaya tanaman jagung, namun tidak hanya itu saja semua harus seimbang untuk bisa mengasilkan jagung yang baik.

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Paling Ampuh

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Paling Ampuh

Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami akan memberikan informasi secara rinci mengenai bagaimana cara menanam jagung agar bertongkol besar dan berbuah lebat. Berikut ini ulasan lengkapnya.

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar

1. Pemilihan Bibit Berkualitas

Untuk menentukan hasil panen yang berkualitas, tentunya anda membutuhkan bibit unggulan dan berkualitas. Jangan menggunakan benih hasil panen karena sudah melalui beberapa metode dan juga bahan kimia.

Usahakan anda membeli bibit jagung ditoko pertanian atau menggunakan bibit hibrida yang telah terbukti sangat berkualitas dan tentunya bisa mendatangkan hasil panen yang baik. Apabila sudah mendapatkan bibit unggulan tinggal ditaburkan dilahan yang telah dipersiapkan sebelumnya dan tidak perlu melakukan penyemaian.

2. Proses Perisapan Lahan

Pembajakan menjadi hal penting untuk mempersiapkan lahan tanam, hal tersebut harus dilakukan karena nantinya jagung bisa bertumbuh dengan baik. Selain itu, pembajakan berfungsi membasmi gulma dan baik untuk menggemburkan tanah.

Jika pembajakan sudah selesai dilakukan, langkah berikutnya adalah menaburkan pupuk hewani yang berasal dari kotoran hewan seperti sapi, kambingm ayam atau hewan ternak lainnya. Usahakan untuk melakukan proses tersebut 1 minggu sebelum masa penanaman.

3. Penanaman

Proses penanaman jagung yang benar terdapat hal-hal penting yang harus diperhatikan, antara lain :

  • Pertama buatlah lubang menggunakan kayu berdiameter 6 cm.
  • Kemudian untuk kedalaman lubang sendiri sekitar 7 cm.
  • Sedangkan jarak antar lubang satu dengan lainnya sekitar 30 cm.

Apabila anda sudah mempersiapkan semua itu, bibit jagung bisa langsung dimasukkan ke dalam lubang kemudian tutu dengan tanah agar bisa lanjut ke langkah berikutnya.

4. Proses Penyiangan

Agar tidak mengganggu pertumbuhan jagung, sebaiknya rumput yang ada disekitar tanaman harus dibersihkan. Proses penyiangan ini berfungsi agar pemberian pupuk nantinya bisa terserap secara maksimal oleh tanaman tanpa harus terganggu adanya rumput liar. Karena jika rumput liar dibiarkan nutrisi dari pupuk bisa diserap oleh rumput liar tersebut. Anda perlu melakukan proses penyiangan sekitar 2 minggu penanaman jagung diberi pupuk.

5. Proses Pengairan

Perlu anda ketahui bahwa air sangat dibutuhkan tanaman jagung pada masa berikut ini :

  • Penanaman
  • Masa Pembuangan atau pada umur 45 sampao 55 hari setelah masa penanaman dilakukan
  • Masa pengisian biji sekitar umur 60 sampai 80 hari setelah masa penanaman dilakukan

Pada saat masa pembuangan tanaman jagung membutuhkan air banyak dibandingkan saat masa pertumbuhannya. Namun, jika hujan tinggi anda tidak perlu melakukan penyiraman karena pengairan tersebut melalui air hujan sudah bisa mencukupi kebutuhan air pada tanaman jagung.

6. Proses Pemberian Pupuk

Pemberian pupuk sendiri dapat dilakukan saat jagung mulai tumbuh sekitar 30 cm. Agar bisa mendapatkan hasil panen berkualitas, anda perlu memaksimalkan pupuk dengan cara berikut ini :

  • Menggunakan pupuk unsur NPK
  • Jika menggunakan pupuk terpisah antara N, P, dan K sebaiknya ketiga unsur tersebut disatukan dahulu sebelum mulai proses pemupukan
  • Selanjutnya berikan setengah genggam disetiap tanaman jagung
  • Lalu taburkan pupuk dibagian bawah tanaman

7. Proses Penanganan Hama & Penyakit

Hama dan penyakit menjadi faktor yang paling sering merusak daun, bunga, akar dan biji jagung. Hama yang sering menyerang adalah hama lundi, ulat daun, ulat tongkol, penggerek batang, ulat tentara, ulat tanah, dan lalat bibit. Sedangkan untuk penyakit yang paling sering menyerang tanaman jagung adalah karat, cendwan, bulai, dan bercak ungu. Anda bisa mencegahnya dengan cara dibawah ini :

  • Gunakanlah teknik agronomi
  • Berikan desinfektan sebelum benih jagung ditanam
  • Gunakan bibit jagung yang sudah terkenal resisten terhadap adanya hama dan penyakit

8. Proses Panen Buah Jagung

Jagung bisa segera dipanen jika telah memasuki 7 sejak tanaman jagung berbunga. Berikut ini ciri-ciri tanaman jagung yang siap untuk dipanen :

  • Tanaman jagung sudah cukup tua dengan ciri kulit menguning
  • Silahkan tekan ibu jari anda ke biji jagung, jika tidak membekas tentu saja jagung sudah siap dipanen
  • Jangan sampai melakukan proses panen saat masih prematur karena nantinya justru menghasilkan butiran jagung keriput dan rusak
  • Jangan sampai panen ketika sudah melewati masanya, karena pada masa tersebut terdapat banyak butiran jagung yang rusak

FAQ

Kapan Waktu Terbaik Untuk Proses Penanaman?

Agar menghasilkan jagung berkualitas, waktu terbaik untuk melakukan proses penanaman yaitu saat pagi hari karena cuacanya tidak terlalu panas ataupun dingin. Karena pada masa tersebut tanah masih lembab namun tidak basah.

Akibat Apa Yang Ditimbulkan Jika Rumput Liar Dibiarkan Disekitar Tanaman Jagung?

Tentu saja sangat berdampak karena adanya kandungan nutrisi yang seharusnya diserap maksimal oleh tanaman jagung, akan terhalang rumput liar tersebut. Selain itu, rumput juga menjadi sumber panyakit yang dapat menular ke tanaman jagung jika tidak segera dibersihkan.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Proses Panen Buah Jagung?

Untuk waktu panen yang baik bisa dilakukan saat tidak turun hujan, sehingga jagung bisa langsung masuk kedalam proses pengeringan yaitu dengan cara dihamparkan dibawah terik sinar matahari selama 3 sampai 4 hari.

Itulah informasi seputar cara menanam jagung agar bertongkol besar mulai dari proses persiapan lahan hingga panen yang telah ilmupot.com bagikan. Selain menanam jagung, anda juga bisa mencoba MENGOLAH PORANG menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ciri ciri Pisang Cavendish Dan Beragam Manfaatnya

Pisang cavendish adalah salah satu tanaman yang bisa tumbuh di iklim tropis dan terkenal memiliki ciri ciri buah pisang yang berwarna kuning...

Jenis Media Tanam Organik Yang Digunakan Untuk Budidaya

Sebelum melakukan proses penanaman, memilih jenis media tanam menjadi satu hal penting yang akan mempengaruhi hasil dari tanaman anda nantinya. Karena tidak...

20 Cara Membudidayakan Tanaman Pala Agar Berbuah Lebat

Cara membudidayakan tanaman pala memang terbilang cukup membutuhkan kesabaran, mulai dari proses persiapan lahan tanam, pemilihan bibit, perawatan sampai dengan proses panen.

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Dan Berbuah Lebat

Saat anda budidaya tanaman jagung tentu saja menginginkan jagung bertongkol besar dan berbuah lebat sehingga proses dan cara menanam harus dilakukan dengan...