Beranda Tanaman Dapur Cara Menanam Seledri dari Biji

Cara Menanam Seledri dari Biji

Seledri masuk kedalam keluarga Umbelliferae atau sering dijadikan herba ataupun tanaman berkhasiat obat. Meski tanaman ini terkenal cukup rewel namun cara menanam seledri dari biji cukup mudah.

Untuk bisa menanam seledri tidak harus membutuhkan lahan yang luas, bahkan seledri bisa ditanam pada pot ataupun botol bekas. Namun, perawatannya juga harus di perhatikan dengan baik agar seledri dapat tumbuh subur.

Cara menanam seledri bisa anda lakukan menggunakan biji ataupun akarnya. Ketika anda memasak dan ada sisa batang dan akarnya bisa ditanam kembali jangan dibuang. Hal tersebut juga berlaku untuk menanam daun bawang sisa dapur.

Seledri sering digunakan sebagai bahan pelengkap masakan seperti dalam bahan sop ataupun sebagai hiasan diatas masakan untuk mempercantik tampilannya. Maka dari itu, mulailah untuk menanam seledri sendiri karena ada banyak manfaat yang bisa didapatkan.

Cara Menanam Seledri dari Biji Agar Cepat Tumbuh Subur

Cara Menanam Seledri dari Biji Agar Cepat Tumbuh Subur

Nah, bagi anda yang tertarik untuk menanam seledri dari biji bukan dari akarnya, anda berada pada artikel yang tepat. Ulasan kali ini akan membahas secera lengkap seperti apa langkah-langkah menanam seledri.

Langkah-langkah Menanam Seledri dari Biji

Proses Penyemaian Biji Seledri

Proses Penyemaian Biji Seledri

Sebelum melakukan proses menanam, hal pertama yang harus anda perhatikan adalah biji atau bibit seledri. Pilihlah biji seledri yang berkualitas bagus. Kemudian, anda bisa mengikuti cara penyemaian yang dapat dilakukan melalui 3 metode berikut ini.

Penyemaian Menggunakan Bedengan

  • Sebelum menyemai biji seledri, silahkan rendam biji kedalam air hangat sekitar 50-60 derajat celcius, kurang lebih 1 jam
  • Kemudian persiapkan media semai yaitu campuran tanah, kompos dan juga arang sekam dengan perbandingan 2:1:1
  • Buat media semai membentuk badengan, untuk panjang dan luasnya menyesuaikan banyak benih seledri yang akan anda semai
  • Selanjutnya buat alur garitan diata badengan kedalaman sekitar 0,5 cm dan jarak antar alur 10-20 cm
  • Silahkan tebar benih ke dalam alur tersebut lalu tutup tipis menggunakan tanah
  • Siramlah benih yang telah ditutup agar mempertahankan kelembapannya
  • Jangan lupa berikan naungan menggunakan plastik bening di bedengan semai agar tanaman bisa terlindung dari terik matahari dan air hujan
  • Siram rutin setiap pagi hari atau sore agar mempertahankan kelembapan.
  • Setelah semua proses di lalui dan muncul 3-4 helai daun atau bisa juga setelah benih berumur 1 bulan, bibit seledri ini siap di pindah ke pot atau polybag

Penyemaian Menggunakan Baki

  • Rendam biji seledri selama 1 jam menggunakan air hangat
  • Sipakan baki semai atau nampan
  • Kemudian siapkan media semai dengan campuran tanah dan kompos menggunakan perbandingan 2:1, aduk campuran sampai rata dan masukkan kedalam baki
  • Selanjutnya tabur biji seledri diatas media semai
  • Siramlah benih menggunakan semprotan agar air tidak terlalu deras
  • Tutup persemaian biji seledri menggunakan plastik hitam agar terjaga kelembapannya
  • Lakukan pengecekan setiap 2 hari, jika ada media semai kering siram dengan semprotan
  • Jangan lup acek juga persemaian di hari ke 7-10 karena baisanya benih seledri mulai tumbuh
  • Buka penutup plastik jika benih telah tumbuh kurang lebih 70%
  • Bentuk tutup diatas benih dengan plastik bening supaya terhindar dari hujan dan sinar matahari langsung
  • Ketika benih berumur 1 bulan dan muncul 3-4 hemai daun, benih seledri tersebut siap dipindahan

Penyemaian Menggunakan Pot

  • Pertama campur tanah 6 ember cat besar yang beratnya sekitar 25 kg, urea 1 ember cat besar, dan juga KCL 1 kg
  • Campur semua media sampai merata, ayak dan saring
  • Selanjutnya masukkan campuran ke dalam plastik pot dengan cara ditaburkan dalam plastiknya
  • Masukkan biji seledri ke dalam pot yang telah disiram air
  • Kemudian tutup bibit menggunakan dedaunan atau bisa juga dengan plastik mulsa agar menjaga kelembapannya
  • Ketika tunas mulai tumbuh, maka buka penutup tersebut agar tunas bibit seledri tidak rusak
  • Siramlah bibit setiap pagi dan juga sore sampai bibit benar-benar siap ditanam

Proses Penanaman

Proses Penanaman

Jika penyemaian biji seledri telah berhasil di lakukan dan mulai tumbuh tunas serta daun, Proses selanjutnya adalah melakukan penanaman seledri dari biji.

Setelah bibit seledri disemai silahkan pindahkan ke dalam pot, polybag, atau lahan yang anda miliki. Lakukan dengan cara hati-hati menggunakan pinset karena ukuran bibit seledri terbilang masih kecil, agar lebih jelas, berikut ini langkah-langkahnya :

  1. Langkah pertama cabut bibit seledri dari tempat persemaian
  2. Kemudian masukkan kedalam wadah bersih, bawa ke lahan tanam, pot, atau polybag
  3. Buatlah lubang sedalam 2 sampai 3 cm dengan jarak antar lubang tanamnya 12-20 cm
  4. Masukkan bibit seledri kedalam lubang tanam secara hati-hati, kemudian tutup dengan tanah
  5. Siram air secukupnya saja secara perlahan menggunakan spray

Cara Merawat Seledri

Cara Merawat Seledri

Setelah anda melakukan proses penanaman, tahap selanjutnya adalah merawat tanaman seledri agar tumbuh subur dan saat panen menghasilkan seledri yang bagus. Beberapa perawatan tanaman seledri bisa anda ikuti dibawah ini.

Penyulaman

Saat tanaman seledri berusia 7 sampai 12 HTS, lakukan proses penyulaman jika dibutuhkan. Hal tersebut bertujuan agar tanaman seledri bisa tumbuh secara optimal

Penyiangan

Setelah anda melakukan penyulaman, proses selanjutnya adalah penyiangan dilakukan saat tanaman seledri berusia 2 minggu, lakukan penyiangan rutin setiap 2 minggu. Hal tersebut bertujuan agar tanaman tidak mudah terserang oleh gulma dan penyakit.d

Penyiraman

Sama seperti tanaman pada umumnya, anda juga harus melakukan penyiraman tanaman seledri. Anda dapat melakukan penyiraman pada pagi dan sore hari secara rutin agar tanaman seledri tidak kekeringan.

Pemupukan

Jangan lupa untuk memberikan pupuk pada tanaman seledri agar pertumbuhan seledri bisa maksimal. Usahkan untuk memupuk tanaman seledri dengan pupuk organik yang aman.

Proses Panen Tanaman Seledri

Proses Panen Tanaman Seledri

Setelah tanaman seledri berumur lebih dari 3 bulan sejak masa penanaman dilakukan, maka tanaman seledri siap panen. Ciri-ciri tanaman seledri yang siap di panen yaitu memiliki daun yang banyak, tingginya sudah layak sehingga menghasilkan anakan. Anda dapat memanen dengan cara mencabut semua bagian tanaman atau cukup memetik batangnya saja.

Sekian penjelasan dari ilmupot.com mengenai cara menanam seledri dari biji secara lengkap mulai dari penyemaian, penanaman, perawatan sampai proses panen. Semoga informasi ini bisa membantu anda yang ingin budidaya tanaman seledri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ciri ciri Pisang Cavendish Dan Beragam Manfaatnya

Pisang cavendish adalah salah satu tanaman yang bisa tumbuh di iklim tropis dan terkenal memiliki ciri ciri buah pisang yang berwarna kuning...

Jenis Media Tanam Organik Yang Digunakan Untuk Budidaya

Sebelum melakukan proses penanaman, memilih jenis media tanam menjadi satu hal penting yang akan mempengaruhi hasil dari tanaman anda nantinya. Karena tidak...

20 Cara Membudidayakan Tanaman Pala Agar Berbuah Lebat

Cara membudidayakan tanaman pala memang terbilang cukup membutuhkan kesabaran, mulai dari proses persiapan lahan tanam, pemilihan bibit, perawatan sampai dengan proses panen.

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Dan Berbuah Lebat

Saat anda budidaya tanaman jagung tentu saja menginginkan jagung bertongkol besar dan berbuah lebat sehingga proses dan cara menanam harus dilakukan dengan...