Beranda Tanaman Buah Cara Menanam Semangka Non Biji

Cara Menanam Semangka Non Biji

Semangka non biji mempunyai sifat yang hampir sama dengan semangka biji umumny. Hanya terdapat perbedaan varietas semangka non biji telah diolah sedimikan rupa agar buah semangka tidak ada bijinya dan cara menanam semangka non biji juga berbeda.

Dengan tidak ada biji di dalam buang semangka tentu saja tujuannya untuk mempermudah mengonsumsinya. Jika dilihat secara fisik, semangka non biji memiliki kulit dan corak lebih gelap dibanding semangka biji.

Perbedaan pada warna kulit yang cukup mencolok justruk memudahkan anda membedakan antara semangka biji dan semangka non biji. Untuk proses budidaya semangka non biji terbilang cukup rumit di banding semangka berbiji.

Berbeda dengan menanam buah anggur yang bisa menggunakan pot, semangka non biji ini membutuhkan lahan yang cukup agar pertumbuhan tanaman buah semangka non biji bisa maksimal dan menghasilkan buah berkualitas.

Cara Menanam Semangka Non Biji yang Baik & Benar Agar Hasil Maksimal

Cara Menanam Semangka Non Biji yang Baik Benar Agar Hasil Maksimal

Namun, anda tidak perlu kawatir selama mengikuti prosedur penanaman yang baik, maka bisa menghasilkan buah semangka non biji yang berkualitas. Untuk itu, silahkan anda simak ulasan cara menanam semangka non biji yang baik dan benar berikut ini

Syarat Tumbuh Semangka Non Biji

Syarat Tumbuh Semangka Non Biji

Sebelum melakukan proses penanaman, sebaiknya anda mengetahui seperti apa syarat tumbuh semangka non biji agar bisa disesuaikan dengan tempat anda ingin menanam.

  • Semangka yang satu ini bisa ditanam di dataran rendah atau dataran tinggi sekalipun
  • Semangka non biji dapat tumbuh maksimal di tanah yang gembur berpasir dan juga beriklim hangat dengan suhu sekitar 20-30 derajat celcius
  • Pada prosesnya membutuhjan sinar matahari full atau minimal 7 jam per hari
  • Untuk suhu perkecambahan semangka non biji 25-30 derajat celcius.
  • Sedangkan suhu pertumbuhan antara 20-25 derajat celcius
  • Pembungaan semangka non biji serta penyerbukan dibutuhkan suhu anatara 25-30 derajat
  • Perlu diketahui pH yang ideal untuk semangka non biji yaitu 6-7

Langkah-langkah Menanam Semangka Non Biji

1. Proses Persiapan Bibit

1. Proses Persiapan Bibit
  1. Bibit semangka ini didapatkan dari penyemaian benih
  2. Pertama sediakan benih semangka non biji, anda dapat membelinya di toko pertanian
  3. Kemudian rendam benih dan sedikti pecahkan pada bagian ujung benih, hal tersebut bertujuan akari benih bisa tumbuh sehingga kecambah juga mudah untuk berkembang
  4. Langkah berikutnya rendam benih di air hangat ditambah ZPT atau air bawang merah selama 8 sampai 10 jam
  5. Tiriskan benih dan semai dengan media kertas koran yang telah dibasahi sekitar 3-4 hari
  6. Jika sudah, pindahkan benih kedalam media semai polybag atay tray sampai 10 hari

2. Proses Persiapan Media Tanam

2. Proses Persiapan Media Tanam
  1. Langkah berikutnya adalah mempersiapkan lahan tanam yang akan digunakan dan pastikan terbebas dari limbah dan juga polusi
  2. Anda dapat memilih lahan yang dekat dengan sumber air
  3. Setelah mendapatkan lahan tanam, bersihkan lahan terlebih dahulu dari rumput liar dan juga batuan kerikil
  4. Silahkan lakukan penggemburan tanah menggunakan cangkun dan buatlah badengan ganda dengan parit kecil ditengahnya ukuran 70-80 cm, sedangkan tingginya sesuaikan saja dengan kondisi lahan yang digunakan
  5. Apabila anda menanam pada lahan landai, bedengan tidak usah terlalu tinggi, namun untuk lahan datar buatlah bedengan tinggi 30 cm dan jarak 4 m
  6. Jangan lupa ukur pH tanah di media tanam, apabila pH tanah dibawah 6, bisa ditaburkan dolmit dan diamkan 10 hari
  7. Lakukan pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang 1-1,5 kg per tanaman dan TSP, KCL, ZA dengan perbandingan 1:2:1, aduk rata sampai pupuk tercampur ke tanah, siram dengan air
  8. Proses pemupukan dilakukan sebelum masa tanam sekitar 10-15 hari
  9. Pasang musla setelah bedengan anda siram
  10. Bibit semangka non biji dapat ditanam setelah usia menapai 10 hari atau tumbuh 2-3 helai daun
  11. Untuk proses penanaman, sebaiknya dilakukan saat sore hari dan kondisi tanah sedikit lembap
  12. Setelah anda selesai melakukan penanaman, siram bibit dengan air secukupnya saja lalu tutup menggunakan tanah disekeliling lubang tanam agar nantinya bibit semangka non biji tidak layu

3. Proses Perawatan

3. Proses Perawatan

Penyiraman

Lakukan penyiraman secara rutin yaitu 3 hari sekali atau anda dapat menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Siram dengan air secukupnya saja jangan berlebihan.

Perempelan

Selanjutnya anda bisa memelihara tunas ataupun ranting sekunder yang tumbuh di daun pertama dan juga daun kedua, untuk selebihnya bisa dibuang. Aturlah batang utama dan juga rating semangka non biji disisi bedengan agar rapi dan mudah dilakukan perawatan.

Pemupukan Susulan

Proses pemupukan susulan pertama bisa dilakukan saat usia 10 HTS dengan cara dikocor menggunakan NPK 16-16-16 dengan takaran dosis 5 gram NPK/300ml air/tanaman. Sedangkan pemupukan selanjutnya dapat dilakukan setiap 4-5 hari sekali.

Penyiangan

Penyiangan ini harus sering anda lakukan agar tanaman semangka non biji terbebas dari hama dan penyakit yan dapat membuat buah tidak tumbuh atau bahkan mati.

Pengendalian Hama & Penyakit

Agar semangka non biji menghasilkan buah yang berkualitas, anda perlu melakukan pengendalian hama dan juga penyakit yang bisa menyerang tanaman ini. Lakukan penyemprotan racun pestisida berkala untuk waktunya dapat dilakukan pagi sekitar pukul 06.00 sampai 10.00 atau bisa juga sore hari di jam 15-00 sampai 17.oo.

Cara Penyerbukan

Perlu anda ketahui, untuk semangka non biji, proses penyerbukan dilakukan secara manual, anda dapat melakukan penyerbukan ketika usia tanaman 25 HST, dan ikuti langkah berikut ini :

Pertama ambil bunga jantan dari semangka berbiji secukupnya, selanjutnya oleskan secara merata ke bakal buah ataupun putik semangka non biji, untuk proses penyerbukan baiknya dilakukan pagi hari dan maksimalnya sampai jam 09.00. Untuk bunga jantan diambil sore hari. Proses penyerbukan ini hanya bisa dilakukan saat tanaman usia 35 HST.

4. Proses Panen

4. Proses Panen

Terahkhir adalah proses panen yang bisa dilakukan saat semangka non biji berusia 65 sampai 70 HST untuk lahan tanam dataran rendah. Sedangkan untuk lahan tanam dataran tinggi bisa di panen saat usia 70-75 HST.

Ciri-ciri buah semangka non biji dipanen yaitu warna kulit buah mulai memudar dan sulur yang berada di bagian pangkal tangkai buah mulai mengering. Sebaiknya, proses panen dilakukan pukul 9 pagi setelah embun kering dan pastikan cuaca cerah agar kulit buah semangka tidak busuk.

Sekian informasi kali ini tentang cara menanam buah semangka non biji secara lengkap. Saran dari ilmupot.com usahakan saat anda menanam semangka non biji selalu perhatikan dari awal proses persiapan bibit sampai panen dan syarat tumbuh semangka non biji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

8 Tanaman Merambat Untuk Pagar Agar Lebih Cantik

Tanaman Merambat - Siapa yang tidak ingin rumah atau tamannya terlihat cantik? tentu hal tesebut menjadi impian banyak orang ya. Memiliki rumah dan taman...

15 Tanaman Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah

Tanaman Pembawa Hoki - Siapa yang tidak suka dengan tanaman, di Indonesia sendiri ada banyak jenis tanaman yang bisa tumbuh subur. Berbagai tanaman tentu...

15 Rekomendasi Tanaman Hias Bunga Gantung Paling Cantik

Tanaman Hias Bunga - Siapa yang tidak menginginkan rumah atau taman tampil dengan nuansa bunga-bunga dan tanaman hias yang cantik dan menawan sehingga akan...

10 Tanaman Hias Indoor Dalam Air Untuk Mempercantik Rumah

Tanaman Hias Indoor Dalam Air - Tanaman hias memiliki beragam jenis yang bisa di tanam pada media tanah ataupun air. Setiap tanaman hias juga...