Beranda Tanaman Buah Cara Menanam Singkong

Cara Menanam Singkong

Singkong, ubi kayu atau dikenal juga dengan sebutan ketela pohon dikenal luas umbinya bisa digunakan sebagai makanan pokok sedangkan untuk daunnya dijadikan sayuran. Cara menanam singkong bisa dilakukan dipekarangan rumah atau di lahan yang luas.

Sama seperti menanam kacang panjang yang bisa dilakukan pada lahan luas atau pekarangan rumah. Bahkan beberapa orang ada yang menanam kacang panjang di sawah, semua dapat disesuaikan dengan lahan yang anda miliki.

Sebelumnya perlu anda ketahui pohon singkong membutuhkan tanah gembur tidak terlalu liat dan juga tidak terlalu poros serta mengandung bahan organik. Maka dari itu, persiapan lahan tanam harus diperhatikan dengan benar agar pohon singkong bisa tumbuh dengan baik.

Jenis tanah yang cocok ditanami pohon singkong yaitu jenis aluvial latosol, grumosol, andosol, podsolik merah kuning, dan mediterania. Pastikan anda menanam singkong di antara jenis-jenis tanah tersebut.

Langkah-Langkah Menanam Singkong

Langkah Langkah Menanam Singkong

Untuk anda yang memiliki keinginan baik budidaya untuk konsumsi sendiri atau dijual. Silahkan simak artikel berikut ini yang akan membahas secara lengkap seperti apa cara menanam singkong agar hasilnya besar dan berkualitas.

Persiapan Lahan Tanam

Persiapan Lahan Tanam

1. Bersihkan Tanah

Pertama bersihkan permukaan tanah dari sisa tanaman, gulma, hama dan rerumputan yang akan ditanami singkong. Pembersihan dilakukan agar tanah bebas dari faktor penghambat pertumbuhan singkong.

2. Berikan Campuran Kapur

Apabila permukaan tanah telah bersih, selanjutnya anda perlu menambah 5 kantong kapur pertanian. Cara mencampurkan tanah dengan kapur pertanian bertujuan agar nantinya kondisi tanah lebih gembur dan sehat. Proses ini dilakukan sekitar 2 sampai 3 bulan sebelum menanam singkong.

3. Pemilihan Waktu yang Tepat

Anda dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk menanam singkong. Ada baiknya singkong ditanam saat musim kemarau yaitu diantara bulan April sampai Oktober

Hindari penanaman saat musim hujan agar nantinya singkong tidak mudah rapuh, karena hujan yang terus menerus terjadi bisa berdampak buruk pada singkong. Untuk stek batang bisa cepat terlepas dari tanah.

Tidak hanya itu saja, ketika keadaan tanah tanam becek berair sangat berpengaruh pada pohon singkong dan berpengaruh pada pertumbuhannya sangat terganggu.

4. Proses Membajak Tanah

Proses berikutnya yaitu membajak tanah sebelum ditanami singkong. Tanah di bajak dengan cara dicangkul sekitar 20 cm, ratakan. Selanjutnya buat bedengan untuk proses menanam singkong. Buatlah pagar untuk bisa memisahkan lahan. Pada bagian tepi halah harus dipisah sekitar 1 mter dan ketinggian pagar sekitar 25 sampai 40 cm.

5. Buat Lubang Tanam

Langkah berikutnya, anda membuat lubang tanam pada lahan. Cara membuat lubang tanam gunakan cangkul dengan ukuran kedalaman tanah sekitar 5 sampai 10 cm. Pembuatan lubang tanam penting dilakukan agar bisa menentukan setiap batang singkong. Beri jarak tanam 1m X 1m.

6. Taburkan Herbisida

Persiapan lahan tanam berikutnya adalah menaburkan herbisida. Anda perlu menambah herbisida agar singkong terhindar dari gulma. Sebaiknya lakukan penaburan herbisida setelah 3 hari penanaman.

Proses Pemilihan Bibit Singkong

Proses Pemilihan Bibit Singkong

Untuk mendapatkan singkong berkualitas, anda perlu memilih bibit yang berkualitas pula, berikut ini ciri-ciri bibit singkong berkualitas :

  • Bibit singkong berasal dari indukan cukup tua sekitar 10-12 bulan
  • Kondisi bibit sehat, kuat dan juga pertumbuhannya optimal
  • Mempunyai batang besar dan mata tunas rapat
  • Batang kayu sekitar 2,5 cm
  • Tidak ada pertumbuhan tunas baru

Proses Penanaman Bibit Singkong

Proses Penanaman Bibit Singkong

Proses penanaman harus dilakukan dengan cara hati-hati dan teliti agar menghasilkan singkong berkualitas, berikut ini cara menanamnya :

1. Menyayat Batang Stek Singkong

Perlu diketahui batang stek singkong perlu disayat dan bertujuan agar merangsang pertumbuhan akar singkong. Lakukan penyayatan sebanyak 3 bacokan di batang.

2. Masukkan Batang Stek

Ketika batang stek singkong siap, langsung saja dimasukkan ke lubang tanah sedalam 5 cm. Lakukan penanaman setiap batang stek di 2 sisi gundukan, maka satu gundukan bisa diisi 2 baris batang stek.

3. Atur Jarak Tanam

Hal lain yang perlu di perhatikan yaitu mengatur jarak tanam agar singkong tidak melilit satu sama lainnya. Jarak tanam biasanya sekitar 125 cm. Agar pertumbuhan singkong lebih cepat, gunakan pola tanam berbentuk silang.

Proses Perawatan Singkong

Proses Perawatan Singkong

Setelah ditanam, singkong tidak bisa dibiarkan begitu saja. Lakukan perawatan berkala sesuai dengan usia tanam singkong, adapun langkah-langkah cara perawatan singkong berikut ini.

Penyulaman

Penyulaman dilakukan dengan cara mencabut bibit singkong mati atau rusak. Bibit yang rusak harus segera diganti dengan bibit baru lebih sehat. Lakukan penyulaman pagi atau sore hari. Proses penyulaman dapat dilakukan pada minggu pertama atau kedua.

Penyiangan

Penyiangan penting dilakukan dengan tujuan membasmi gulma dan rerumputan yang berada disekitar pohon singkong. Cara pembasmian cukup bakar gulma yang sudah dicabut. Proses penyiangan sebaiknya dilakukan 2 kali setiap musim tanam tiba.

Pembumbunan

Pembumbunan bisa dilakukan dengan cara gemburkan tanah di sekitar area tanam, lalu dibentuk menjadi guludan. Proses pembumbunan bisa dilakukan bersamaan dengan penyiangan.

Pemangkasan

Pohon singkong perlu dilakukan pemangkasan agar proses tumbuhnya tidak terganggu. Lakukan pemangkasan menggunakan cara membuang tunas yang tidak dibutuhkan. Idealnya singkong mempunyai 2-3 cabang saja.

Pemupukan

Untuk menambah asupan nutrisi, anda perlu melakukan pemupukan pada pohon singkong. Lakukan pemupukan pertama 15 hari setelah proses menanam. Pemupukan tahap 1, silahkan buat lubang dengan jarak 15 cm dari pangkal batangnya. Kemudian masukkan pupuk ke lubang tersebut sekitar 1 sdt.

Untuk proses pemupukan kedua dapat dilakukan ketika singkong memasuki usia 3 bulan. Jarak lubangnya sekitar 20 cm ditambah pupuk dengan dosis 2 sendok teh.

Penyiraman

Sama seperti jenis pohon lainnya yang membutuhkan penyiraman, anda dapat melakukan penyiraman agar kondisi tanah tetap lembab. Lakukan penyiraman dengan sistem genangan agar air bisa meresap maksimal.

Proses Pengendalian Hama & Penyakit

Proses Pengendalian Hama Penyakit

Ada beberapa jenis hama dan penyakit yang bisa menyerang pohon singkong. Berikut ini cara pengendalian hama dan penyakit.

Layu Bakteri

Penyakit layu bakter biasanya menempel di akar, batang sampai daun sehingga mengakibatkan daun layu. Tidak hanya itu saja, layu bakteri bisa membuat akar, umbi, dan batang singkong busuk. Solusi mengatasi layu bakteri yaitu dengan cara mencabut bagian yang terkena penyakit.

Bercak Daun Bakteri

Sama seperti namanya, penyakit bercak daun akan menimbulkan bercak atau bintik di daun singkong. Apabila dibiarkan, maka daun singkong menjadi kering dan mati. Lakukan pencegahan dengan cara memilih bibit unggulan. Jika sudah terlanjut kena bercak daun bakteri buang saja daun yang terkena panyakit agar nantinya tidak menyebar.

Tungau Merah

Jenis hama tungau merah umumnya menyerang permukaan bagian bawah daun singkong. Cara melakukan pencegahan yaitu semprotkan air yang banyak agar bisa membunuh tungau merah.

Proses Panen Singkong

Proses Panen Singkong

Proses paling ditunggu setelah melewati masa persiapan lahan, menanam singkong, perawatan sampai pencegahan hama dan penyakit adalah panen. Anda perlu mengetahui ciri-ciri singkong siap panen dan cara memanennya berikut ini :

  1. Daun singkong sudah banyak yang rontok
  2. Singkong sudah memasuki usai 6-8 bulan
  3. Sedangkan untuk varietas Dalam bisa di panen setelah memasuki usia 9-12 bulan
  4. Warna daun mulai menguning
  5. Pertama cabut batang sampai umbinya
  6. Kemudiam ambil umbi singkong yang tertinggal di dalam tanah menggunakan garpu atau cangkul
  7. Kumpulkan singkong hasi panen di tempat aman
  8. Pilih singkong sesuai kualitas sampai ukuran
  9. Pisahkan antara singkong cacat dengan segar

cabut batang sampai umbinya
Kemudiam ambil umbi singkong yang tertinggal di dalam tanah menggunakan garpu atau cangkul
Kumpulkan singkong hasi panen di tempat aman
Pilih singkong sesuai kualitas sampai ukuran
Pisahkan antara singkong cacat dengan segar

Demikian informasi tentang cara menanam singkong di lahan subur dengan memperhatikan segala aspek mulai dari persiapan lahan sampai proses panen dari ilmupot.com. Untuk menghasilkan singkong yang bagus memang dibutuhkan perawatan yang khsusus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Menanam Karet Kebo

Karet merah atau biasa dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Karet Kebo merupakan salah satu tanaman yang dapat menyegarkan udara. Maka dari itu,...

10 Pupuk Daun Terbaik untuk Tanaman Aglaonema

Untuk mendapatkan hasil tanaman aglaonema yang baik, subur, dan memiliki daun segar. Tentu saja anda membutuhkan pupuk daun yang terbaik agar bisa...

√ Media Tanam Alocasia Terbaik Agar Tanaman Tumbuh Subur

Tanaman alocasia memang dikenal memiliki bentuk daun yang cantik sehingga untuk membuat tanaman ini tumbuh subur, kita membutuhkan media tanam yang baik...

√ Media Tanam Calathea dan Cara Membuatnya Paling Lengkap

Taukah anda media tanam yang digunakan untuk jenis tanaman hias Calathea yang bagus dan mampu memberikan kesuburan bagi tanaman yang satu ini?