Beranda Tanaman Buah Cara Menanam Tomat Hidroponik

Cara Menanam Tomat Hidroponik

Cara menanam tomat hidropinik bisa anda pilih apabila tidak memiliki lahan yang luas. Tidak hanya tomat, sayuran lain seperti sawi hijau, daun bawang, seledri dan lainnya juga bisa menggunakan metode penanaman hidroponik.

Jika biasanya ketika kita menanam sayuran, buah, atau lainnya hanya membutuhkan media tanam organik dan beberapa campuran lainnya. Apabila sistem hidroponik anda membutuhkan alat tambahan.

Sebenarnya, tomat bisa tumbuh dengan mudah bahkan hanya dengan cara menebar bijinya saja. Namun, untuk menghasilkan tomat yang berkualitas anda perlu melakukan penanaman, perawatan sampai dengan proses pengendalian hama dan penyakit.

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai seperti apa cara menanam tomat hidroponik yang mudah dan benar. Silahkan ikuti langkah-langkah dan metode yang akan kami berikan berikut ini.

Langkah-langkah Menanam Tomat Hidroponik

Siapkan Alat & Bahan

Siapkan Alat Bahan

Sebelum menanam dengan sistem hidroponik, anda membutuhkan alat dan bahan yang perlu disiapkan seperti:

  • Gergaji
  • Nutrisi AB Mix
  • Instalasi untuk sistem hidroponik
  • Media tanam penyemaian benih
  • Pemilihan Benih Tomat Berkualitas

Gunakan nutrisi AB Mix yang umum untuk buah karena nantinya nutrisi tersebut sangat dibutuhkan saat proses pembesaran di sistem penanaman hidroponik.

Pemilihan Benih Tomat Berkualitas

Pemilihan Benih Tomat Berkualitas

Anda bisa membeli benih tomat berkualitas yang dijual di toko-toko pertanian terdekat atau bisa membeli secara online. Namun, anda juga bisa mengambil benih tomat dari buah tomat, ambil bijinya lalu dikeringkan. Berikut ini cara memilih benih tomat yang baik :

  • Rendam benih tomat ke dalam air selama 15 sampai 20 menit
  • Lihatlah akan ada benih yang terendam dan mengapung, silahkan benih yang terendam karena berarti memiliki kualitas baik

Proses Penyemaian Bibit Tomat

Proses Penyemaian Bibit Tomat
  • Pertama siapkan rockwool, potong dengan ukuran 2,5 x 2,5 x 2,5 cm
  • Lalu lubangi setiap rockwool menggunakan tusuk gigi, pastikan menusuknya jangan sampai bolong
  • Letakkan rockwool di tray semai atau nampan
  • Silahkan masukkan bibit di lubang yang telah dibuat
  • Silahkan siram rockwoll menggunakan air biasa sampai basah
  • Kemudian tutup tray semai menggunakan plastik hitam agar tidak ada cahaya masuk, simpan di tempat gelap sekitar 2×24 jam
  • Setelah 2 hari, anda bisa melihat proses pertumbuhan kecambah, pindah ke tempat yang terkena sinar matahari
  • Proses semai benih tomat sekitar 21-28 hari

Menanam Tomat dengan Sistem Hidroponik

Menanam Tomat dengan Sistem Hidroponik

Apabila tunas mulai muncul, maka secara otomatis benih siap untuk di tanam menggunakan sistem hidroponik, proses pemindahannya cukup mudah, silahkan ikuti langkah-langkahnya :

  • Silahkan pisah rockwool dengan lainnya
  • Kemudian letakkan di sistem hidroponik menggunakan bantalan kerikil, arang, netpot, atau pecahan genteng
  • untuk perhitungan kadar nutrisi tomat sebelum berbunga sekitar 1300 ppm.

Proses Perawatan Tomat Hidroponik

Proses Perawatan Tomat Hidroponik

Sama seperti perawatan pada pohon atau tumbuhan lainnya, anda perlu melakukan penyiraman rutin setiap hari dengan cara manual atau fertigasi tetes. Apabila menggunakan cara fertigasi tetes gunakan alat bantu pompa dan alat timer yang dapat diatur untuk memudahkan prosesnya.

Catatan bagi anda jangan sampai menyiram terlalu berlebihan. Hal lain perlu diperhatikan adalah proses pemberian pupuk untuk tomat hidroponik. Silahkan pastikan PPM awal 1400 dan tambah terus setiap tiga hari sekali sampai maksimal 3500 PPM. Jangan lupa cek kadar pH media tanam jangan sampai terlalu asam karena bisa menghambat pertumbuhan.

Pengendalian Hama Tomat Hidroponik

Pengendalian Hama Tomat Hidroponik

Mencegah Penyakit Bulat & Lalat Daun

Tomat menjadi salah satu buah tidak bisa lepas dari serangan lalat buah dan penyakit bulat. Anda bisa mengatasinya dengan cara menggunakan insektisida kontak serta lambung. Saat tomat terkena bulai maka secara otomatis pertumbuhannya berhenti, jika hal tersebut terjadi segera berikan nutrisi mikro dan zpt di daunnya.

Mencegah Busuk Daun

Untuk mencegah busuk daun, anda perlu cara menyemprot tomat 7 hari sekali. Namun, jika gejala muncul maka baiknya semprot 1 sampai 2 hari sekali, khusus penanganan layu fusarium baiknya lakukan cara pencabutan pada pohon tomat yang terinfeksi, kemudian kocor menggunakan fungisida dan bakterisida.

Proses Panen Tomat Hidroponik

Proses Panen Tomat Hidroponik

Panen menjadi hal paling ditunggu-tunggu. Perlu anda ketahui tomat bisa dipanen pada usia 80 sampai 90 hari setelah di pindahkan. Ciri-ciri tomat siap panen yaitu sudah berwarna kemerahan segar dan matang. Silahkan pilih tomat telah matang dan lakukan panen setiap 3 sampai 5 hari sekali.

Sekian informasi langkah-langkah cara menanam tomat hidroponik yang sudah ilmupot.com ulas secara lengkap. Menanam dengan metode hidroponik memang sedang populer karena dianggap hemat tempat dan prosesnya mudah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Menanam Karet Kebo

Karet merah atau biasa dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Karet Kebo merupakan salah satu tanaman yang dapat menyegarkan udara. Maka dari itu,...

10 Pupuk Daun Terbaik untuk Tanaman Aglaonema

Untuk mendapatkan hasil tanaman aglaonema yang baik, subur, dan memiliki daun segar. Tentu saja anda membutuhkan pupuk daun yang terbaik agar bisa...

√ Media Tanam Alocasia Terbaik Agar Tanaman Tumbuh Subur

Tanaman alocasia memang dikenal memiliki bentuk daun yang cantik sehingga untuk membuat tanaman ini tumbuh subur, kita membutuhkan media tanam yang baik...

√ Media Tanam Calathea dan Cara Membuatnya Paling Lengkap

Taukah anda media tanam yang digunakan untuk jenis tanaman hias Calathea yang bagus dan mampu memberikan kesuburan bagi tanaman yang satu ini?