Beranda Tanaman Buah 10 Cara Pemupukan Jagung Hibrida dan Nonhibrida Hasil Melimpah

10 Cara Pemupukan Jagung Hibrida dan Nonhibrida Hasil Melimpah

Cara Pemupukan Jagung – Untuk anda yang ingin memiliki hasil produksi jagung yang melimpah, hal pertama yang harus di perhatikan adalah jenis pupuk dan proses pemupukan jagung.

Selain itu, anda juga harus memperhatikan jenis pupuk apa yang anda gunakan, bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk kompos dan juga menggunakan pupuk anorganik sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Pada proses pemupukan tanaman jagung dibagi menjadi beberapa bagian, dosis yang diberikan juga berbeda antara jagung hibrida dan nonhibrida. Hal tersebut sangat mempengaruhi hasil panen nantinya.

Jagung bisa ditanam di lahan yang kering ataupun sawah akan tetap tumbuh subur dan menghasilkan produksi tinggi jika anda melakukan pemupukan dengan cara dan langkah yang tepat.

Cara Pemupukan Jagung Hibrida dan Nonhibrida Untuk Hasil Panen Melimpah

Cara Pemupukan Jagung Hibrida dan Nonhibrida Untuk Hasil Panen Melimpah

Setelah mengetahui sedikit tentang pentingnya proses pemupukan, jenis pupuk yang digunakan serta dosisnya. Maka pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih jauh lagi bagaimana proses pemupukan jagung hibrida dan nonhibrida untuk hasil panen yang melimpah.

Cara Pemupukan Jagung Hibrida dan Nonhibrida

Cara Pemupukan Jagung

Cara Pemupukan Jagung

Untuk cara pemupukan jagung bisa dilakukan dengan cara ditugal, beberapa petani biasanya ada yang memupuk dengan cara membuat larikan di samping barisan tanaman jagung. Saran dari ilmupot.com pemupukan dengan cara tugal justru lebih tepat sasaran karena terpusat ke bagian akar tanaman jagung. Berikut ini anda bisa melihat ulasan langkah dan petunjuk memupuk jagung

Proses Memupuk Saat Tanam

  • Langkah pertama tugal di dekat lubang tanam benih jagung dengan jarak tugal antara 5-7 cm kemudian dengan kedalaman 7-10 cm.
  • Selanjutnya masukkan pupuk urea sebanyak 2 gram, SP-36 sebanyak 2 gram dan KCL 2 gram jangan lupa dicampurkan.
  • Tutup lubang menggunakan tanah.
  • Lalu siram atau diberi air sampai lembab dan basah.

Proses Pemupukan Susulan Jagung Usia 4-6 Minggu

  • Pertama-tama tugal di dekat pangkal pohon jagung dengan jarang kurang lebih 15 cm dan kedalaman 10 cm.
  • Selanjutnya masukkan pupuk urea 2 gram per pohon jagungnya.
  • Kemudian tutup lubang menggunakan tanah.
  • Siram dengan air sampai basah atau lembab.

Hal-hal yang Perlu di Perhatikan

Hal hal yang Perlu di Perhatikan

1. Pemupukan Jagung

Pemupukan jagung menjadi hal paling penting untuk diperhatikan oleh petani yaitu memilih jenis pupuk, dosis pupuk, dan waktu pemberian pupuk. Untuk pemupukan jagung hibrida dan nonhibrida secara umum sama. Perbedaannya hanya terletak pada dosis pupuk yang diberikan.

2. Jenis Pupuk Jagung

Terdapat dua jenis pupuk yang sering digunakan untuk memupuk jagung baik hibrida ataupun nonhibrida. Pupuk tersebut adalah pupuk organik dan pupuk anorganik. Untuk pupuk organik sendiri bisa berupa pupuk kandang yang berasal dari kotoran kerbau, sapi atau kuda atau anda juga bisa menggunakan pupuk kompos.

3. Dosis dan Waktu Memupuk Jagung

Jika anda memupuk jagung dalam dosis yang berlebihan atau kurang bisa menyebabkan pertumbuhan jagung terhambat bahkan bisa mengakibatkan produksi rendah. Apalagi jika anda memberikan pupuk tidak sesuai dengan usia pertumbuhan.

Oleh sebab itu, saat proses pemberian pupuk tanaman jagung, dosis pupuk yang diberikan harus terukur dan tepat disetiap perkembangannya dimulai dari usia saat tanam sampai dengan usia jagung sudah tanam

Berapakah jumlah dosis untuk pemupukan jagung? dan pada usia berapakah cocok dilakukan pemupukan? silahkan simak ulasan di bawah ini :

Pupuk sebelum tanam

Dosis untuk pupuk kandang sangat bergantung pada kesuburan lahan anda. Dosis yang diberikan akan sama ukurannya baik jagung hibrida atau nonhibrida. Secara umum anda dapat memberikan 10ton per hektar jika kesuburan tanah lahan anda rendah dan berikan 20 ton per hektar jika kesubutan tanah lahan sangat rendah.

Pupuk pada saat tanam

Proses ini dilakukan bersamaan dengan penanaman benih jagung atau saat usia jagung masih 0 hari, anda bisa memberikan pupuk tunggal berupa urea, KCL, dan SP-36.

Dosis yang diberikan untuk jagung hibrida saat tanam yaitu urea 100 kg per hekatar, KCL 100kg per hektar, SP-36 100 kg per hektar. Untuk jenis nonhibrida dosis urea yang digunakan sebanyak urea 100 kg per hektar, KCL 50 kg per hektar, dan SP-36 75 kg per hektar.

Pupuk Susulan I

Saat usia jagung sudah masuk ke 4 minggu, dilanjutkan dengan pemupukan. Dosis yang diberikan pada pupuk susulan I yaitu urea 100 kg per hektar untuk jagung hibrida dan 100 kg urea per hektar untuk jagung nonhibrida.

Pupuk Susulan II

Saat usia jagung sudah memasuki waktu 6 minggu jangan lupa memberikan pupuk. Dosis pupuk yang diberikan untuk jagung hibrida sebesar urea 100 kg per hektarnya, sedangkan untuk jagung nonhibrida berikan dosis urea 50 kg/hektar.

Itulah cara pemupukan jagung hibrida dan nonhibrida secara lengkap dari ilmupot.com. Semoga dengan cara memupuk jagung menggunakan cara yang tepat bisa meningkatkan produksi jagung anda dan hasilnya pun akan jauh lebih melimpah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ciri ciri Pisang Cavendish Dan Beragam Manfaatnya

Pisang cavendish adalah salah satu tanaman yang bisa tumbuh di iklim tropis dan terkenal memiliki ciri ciri buah pisang yang berwarna kuning...

Jenis Media Tanam Organik Yang Digunakan Untuk Budidaya

Sebelum melakukan proses penanaman, memilih jenis media tanam menjadi satu hal penting yang akan mempengaruhi hasil dari tanaman anda nantinya. Karena tidak...

20 Cara Membudidayakan Tanaman Pala Agar Berbuah Lebat

Cara membudidayakan tanaman pala memang terbilang cukup membutuhkan kesabaran, mulai dari proses persiapan lahan tanam, pemilihan bibit, perawatan sampai dengan proses panen.

Cara Menanam Jagung Agar Bertongkol Besar Dan Berbuah Lebat

Saat anda budidaya tanaman jagung tentu saja menginginkan jagung bertongkol besar dan berbuah lebat sehingga proses dan cara menanam harus dilakukan dengan...