Beranda Tanaman Dapur Pupuk Untuk Terong Agar Berbuah Lebat & Cara Perawatannya

Pupuk Untuk Terong Agar Berbuah Lebat & Cara Perawatannya

Bagi anda yang ingin mulai membudidayakan tanaman terong, pertanyaan yang sering muncul adalah jenis pupuk apa yang cocok untuk terong agar berbuah lebat.

Proses menanam terong memang harus menerapkan semua teknik dalam proses budidaya dengan benar tentu saja hal tersebut bertujuan agar hasil panen maksimal.

Hal yang penting di perhatikan mulai dari cara penyemaian benih yang benar, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, dan juga panen harus dengan cara yang benar dan tepat.

Apalagi jenis tanaman hotikultur selalu ada saja hama dan penyakit yang menyertainyanya. Sehingga proses pencegahan hama dan penyakit pada terong sangat penting.

Rekomendasi Pupuk Untuk Terong Agar Berbuah Lebat

Rekomendasi Pupuk Untuk Terong Agar Berbuah Lebat

Setelah membahas sedikit mengenai proses apa saja yang dibutuhkan untuk tanaman terong, pada ulasan di bawah ini akan membahas secara lengkap pupuk untuk terong agar berbuah lebat, berikut informasinya.

Pupuk Untuk Terong Agar Berbuah Lebat

Pupuk Untuk Terong Agar Berbuah Lebat

Pupuk Organik

Agar terong berbuah lebat, anda bisa menggunakan pupuk organik dan sebaiknya diberikan sebagai pupuk dasar pada tanaman terong, pupuk organik yang bagus adalah pupuk yang berasal dari kotoran ayam atau bisa juga diberi pupuk dari kotoran kambing. Anda bisa memberikan pupuk kurang lebih 1 bulan sejak awal tanam, setelah itu bisa di selingi dengan pemberian pupuk anorganik.

Pupuk Anorganik

Pupuk yang direkomendasikan untuk tanaman terong antara lain NPK Mutiara, KCL, dan SP36 merupakan pupuk anorganik yang paling bagus. Waktu yang tepat pemberian pupuk anorganik berseling-seling setiap 2 minggu sekali.

Contohnya : jika usia terong 1 sampai 30 hst hst diberi pupuk oraganik yaitu kotoran ayam yang sudah di fermentasi. Kemudian pada usia 31 hst sampai 46 hst dilanjutkan pupuk NPK Mutiara, lalu usia 47 sampai 62 hst diberi pupuk KCL dan seterusnya.

Sebaiknya saat menginjak waktu pembungaan tanaman terong, kami sarankan pemupukan semakin di perketat ya waktunya, harus semakin sering dilakukan pemupukan secara rutin. Hal tersebut dilakukan karena terong sedang dalam masa perkembangan. Sehingga penting untuk menyuplai nutrisi dalam proses pembentukan bunga dan juga buah.

Perawatan Tanaman Terong Agar Berbuah Lebat

Perawatan Tanaman Terong Agar Berbuah Lebat

Penyiraman Pohon Terong

Ketika tanaman terong sudah di tanam tentunya harus mendapatkan penyiraman secara intensif, untuk penyiraman sebaiknya dilakukan menggunakan air bersih yang terbebas dari polutan cair/limbah yang dapat menyemari lingkungan.

Pada saat masa perkecambahan biji saat penyemaian bibit, lakukan penyiraman sangat penting untuk mencegah agar bibit nuda tidak mudah rusak, mati, ataupun mengalami krisis air. Baiknya tanaman terong disiram sebanyak 2 kali sehari apabila tanahnya tandus karena kemarau berkepanjangan. Anda juga bisa melakukan penyiraman 1 kali sehari apabila kelembaban tanahnya bagus.

Pendaringan dan Penyiangan

Untuk tanaman terong sendiri perlu dilakukan pendaringan dan juga penyiangan. Tujuan di lakukannya pendaringan agar tanah di sekitar lahan tanam menjadi gembur, tentunya dengan tanah yang gembur memudahkan dalam proses penyerapan unsur hara mineral dari dalam tanah, dan juga penyerapan air menuju ke akar akan jauh lebih efisien.

Sedangkan penyiangan juga menjadi salah satu hal penting yang bisa mencegah agar lahan tanam terbebas dari gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Proses penyiangan dilakukan dengan cara mengoret gula sampai benar-benar menjadi lahan yang lebih bersih atau minimal tidak ada gulma berukuran besar.

Pencegahan Hama dan Penyakit

Hampir di setiap tanaman selalu ada hama dan penyakit yang bisa menyerangnya. Meski serangan hama dan penyakit pada setiap tanaman berbeda-beda namun jika pencegahan tidak di lakukan maksimal bisa berakibat fatal bagi tanaman.

Ada beberapa jenis hama yang sering menyerangan pohon terong seperti : hama kepik, hama wereng, hama ulat bulu, hama lembing, hama ulat grayak, buah terong busuk, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, ada penyakit yang di sebabkan oleh jamur parasit/cendawan, aktivitas mikroorganisme parasit, bakteri patogen dan lain-lain.

Untuk pencegahan hama yang bisa anda lakukan adalah tetap menjaga lingkungan tanam agar tetap bersih dan terbebas dari gulma. Karena memang gulma menjadi tempat yang strategis bagi hama untuk proses bertelur dan berkembang. Anda juga bisa menggunakan pestisida untuk pemberantasan hama dan penyakit.

FAQ

Kapan Panen Terong Yang Tepat di Lakukan?

Untuk proses panen baiknya di lakukan setelah 70 sampai 80 hari sejak bibit ditanam. Kemudian panen bisa di lakukan setiap 3-7 hari sekali dalam satu kali musim tanam, terong bisa mencapai 13-15 kali panen.

Kondisi Tanah Seperti Apa Yang Cocok Untuk Budidaya Terong?

Tanah yang tepat untuk budidaya terong yaitu tanah lempung berpasir dengan sekitar pH 6,5 sampai 7 dan tanaman terong berproduksi maksimal pada suhu antara 22-30 derajat celcius.

Itulah tadi rekomendasi pupuk untuk tanaman terong agar berbuah lebat dan maksimal saat proses panen dari ilmupot.com. Berbeda dengan MENANAM CABE RAWIT DALAM POT, proses tanam terong membutuhkan lahan yang cukup dan kurang maksimal jika di dalam pot.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Menanam Karet Kebo

Karet merah atau biasa dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Karet Kebo merupakan salah satu tanaman yang dapat menyegarkan udara. Maka dari itu,...

10 Pupuk Daun Terbaik untuk Tanaman Aglaonema

Untuk mendapatkan hasil tanaman aglaonema yang baik, subur, dan memiliki daun segar. Tentu saja anda membutuhkan pupuk daun yang terbaik agar bisa...

√ Media Tanam Alocasia Terbaik Agar Tanaman Tumbuh Subur

Tanaman alocasia memang dikenal memiliki bentuk daun yang cantik sehingga untuk membuat tanaman ini tumbuh subur, kita membutuhkan media tanam yang baik...

√ Media Tanam Calathea dan Cara Membuatnya Paling Lengkap

Taukah anda media tanam yang digunakan untuk jenis tanaman hias Calathea yang bagus dan mampu memberikan kesuburan bagi tanaman yang satu ini?